YAKINLAH BAHWA AL-QUR’AN BERISI KABAR GEMBIRA
Yakinlah bahwa Al-Qur’an telah memberikan kabar gembira kepada umat manusia untuk mewujudkan kebahagian baik di dunia maupun di akhirat. Beriman kepada Allah serta meyakini kitab-kitab dan rasul-Nya adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh seorang muslim. Mencari kebahagiaan di dunia dan akhirat harus dilakukan secara berimbang sehingga kita menjadi mahluk yang mulia disisi-Nya.Sebagaimana Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an :
“Sesungguhnya, Al-Qur’an adalah bacaan yang sangat mulia pada kitab terpelihara (Lauhul Mahfuzh). Tidak menyentuhnya, kecuali orang-orang yang disucikan. Diturunkan dari Rabbil ‘alamin. Maka, apakahkamu menganggap remeh saja Al-Qur’an ini?” (QS. Al-Waaqiyah [56]:77-81)
Janganlah kita tergolong orang-orang yang tidak disucikan karena tidak pernah membaca Al-Qur’an. Dan tentunya Allah akan mempertanyakan, apakah kita mengganggap remeh Al-Qur’an, sehingga malas membacanya?
REST ASSURED THAT AL-QUR’AN CONTAINS THE TRUTH
Rest assured that the Qur'an has given the glad tidings to the human to achieve happiness. Faith in God and believe in the scriptures and His messengers is an obligation that should not be abandoned by a Muslim. Seeking happiness is a thing that should be done by every man to become a noble creature beside Him.As Allah says in the Qur'an :
”Indeed, the Qur'an is a very noble passage in the book maintained (Lauhul Mahfuz). Do not touch it, except the people who sanctified. Derived from Rabbil ‘alamin. So, whether you just underestimate the Qur'an?" (al-Waaqiyah [56] :77-81).
We do not belong to the people who are not sanctified because they never read the Quran. And surely Allah will question, if we assume underestimated the Qur'an, so lazy to read?